"Ya tuhan kami, janganlah engakau condongkan hati kami kepada
kesesatan setelah engkau berikan petunjuk kepada kami dan kurniakanlah
kepada kami rahmat dari sisi mu, Sesunguhnya engkau maha pemberi".
(Ali-Imran ayat 8)
Hati!!!.
Segumpal darah suci yang mudah dikotori,
Dilimpahi titik hitam penuh berduri,
Seringkali engkau gagal dan terus dinodai,
Menyimpan perih dendam yang tidak di batasi.
Duhai Hati!!!
tidak kah engkau mengerti?.
Akan kesunguhan untuk merubah diri.
Namun seringkali engkau mengagali diri.
Hati terus berdendam dan dihitami.
"Ya tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang
berlebihan dalam urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami terhadap orang-
orang kafir"
(Ali-Imran ayat 147)
Ya tuhan,
Hentikanlah mebolak balikan hati,
Tabahkanlah diri ketika hati terus di lukai,
Menuai dendam lantas di kuburi,
Agar rahmat mu mulai menyemai di hati.
Terangilah tuhan hidayahmu ke atas hati,
Agar yang hitam mula menyuci,
Meresap teguh,
Menyerap di hati.
Aku menadah tangan,
Berdoa dengan hati,
Mohon diri agar terus di tabahi,
Mohon hati agar terus menyuci,
Semoga perjuangan ini tidak di sesali,
Menjadi ikatan kepada ilahi.
P/S:Setelah bertahun tidak menulis sajak akhirnya di hening pagi 27 September 2011 apa yang terbuku di hati di luahkan di sini. Semoga hati dan diri terus di rahmati payungan ilahi.








